Lewati ke konten utama

MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DAN PENGEMBANGAN KURIKULUM YANG MEMADUKAN KEARIFAN LOKAL DALAM KONTEKS GLOBALISASI

Non-Sirkulasi Digital
Jurnal Ilmiah
67 Views

MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DAN PENGEMBANGAN KURIKULUM YANG MEMADUKAN KEARIFAN LOKAL DALAM KONTEKS GLOBALISASI

Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam (Vol. 1 No. 1 (2024): Vol. 1 No. 1 April 2024)

2024 Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal

Abstrak

Kurikulum merupakan elemen fundamental  pendidikan dan berfungsi sebagai wadah untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global sekaligus melestarikan identitas budaya lokal. Dalam konteks pendidikan Islam, kurikulum berperan konservatif dalam menjaga nilai-nilai budaya masyarakat, berperan kreatif dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi, serta berperan penting dalam memilih nilai-nilai  relevan dalam menghadapi perubahan zaman bagianmu.

            Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran manajemen pendidikan Islam dalam merancang dan melaksanakan kurikulum yang memadukan kearifan lokal dan kebutuhan global. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi pendekatan inovatif yang digunakan dalam pengembangan kurikulum untuk mengembangkan siswa yang kompeten secara global tanpa kehilangan identitas regional.

            Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui penelitian literatur, wawancara mendalam dengan praktisi pendidikan Islam, dan observasi pada lembaga pendidikan yang  menerapkan kurikulum berbasis kearifan lokal di era globalisasi.Metode analisis data yang digunakan adalah analisis isi untuk memahami strategi manajemen pendidikan dalam mengembangkan kurikulum yang menjawab isu keberlanjutan, multikulturalisme, dan digitalisasi.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pendidikan Islam berperan strategis dalam pengembangan kurikulum yang disesuaikan dengan globalisasi. Lembaga pendidikan yang secara efektif menghubungkan nilai-nilai lokal dengan kebutuhan global menerapkan pendekatan kolaboratif antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah. Kurikulum yang berkesadaran berkelanjutan dan inklusif secara budaya telah menunjukkan hasil positif dalam menjaga identitas budaya sekaligus meningkatkan pemikiran kritis dan keterampilan digital siswa. Hasilnya juga menunjukkan bahwa siswa yang menerima kurikulum berbasis kearifan lokal dan global lebih siap menghadapi tantangan  masyarakat global sekaligus memiliki landasan yang kuat pada nilai-nilai budaya dan agama.

            Implikasi penelitian ini mempunyai implikasi penting terhadap kebijakan pendidikan Islam dan pengembangan kurikulum. Menciptakan kurikulum yang menekankan keberlanjutan budaya dan relevansi global memerlukan pendekatan manajemen pendidikan yang aktif ketika membangun kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan Islam berbasis kearifan lokal dapat menjadi alat strategis untuk menjaga identitas budaya di tengah globalisasi.Selain itu, hasil penelitian ini mendorong lembaga pendidikan Islam untuk lebih adaptif dalam memperkenalkan teknologi digital dan pendekatan multikulturalisme inklusif ke dalam kurikulumnya.

Detail Kepengarangan

Penulis Utama
Mohammad masykur Perorangan

Informasi Katalog

  • Kode Klasifikasi Jurnal
  • Kode Transaksi (System Code) OJS-1660
  • ISBN / ISSN -
  • Penerbit & Tempat Terbit Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, - (2024)
  • Tanggal Diunggah / Terbit Unknown
  • Format Dokumen Digital
  • Biaya Pinjam & Denda Harian Rp 0 / Rp 0 hari

Artikel jurnal ilmiah ini dapat diakses secara penuh di portal Rumah Jurnal (OJS) kampus.

Buka Halaman Jurnal